Maksimalkan Implementasi SIADPA, MS. Banda Aceh Gelar DDTK Kepada Panitera Pengganti

Banda Aceh|bandaaceh.ms-aceh.go.id

DSCF0506Dalam rangka meningkatkan dan memaksimalkan implementasi SIADPA PLUS, Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menggelar pelatihan atau Diklat Di Tempat Kerja (DDTK) kepada seluruh Panitera Pengganti (PP) MS. Banda Aceh.

Acara yang digelar pada hari Rabu tanggal 15 Oktober 2014 ini mengambil tempat di ruang sidang utama MS. Banda Aceh dan diikuti oleh seluruh Panitera Pengganti MS. Banda Aceh. Di tengah-tengah pelatihan juga tampak Ketua MS. Banda Aceh Drs. Misran,SH.MH dan beberapa Hakim ikut bergabung sambil memantau jalannya pelatihan.

Ketua MS. Banda Aceh Sidak Dadakan Terhadap Seluruh PP

Banda Aceh|bandaaceh.ms-aceh.go.id

DSCF0475Setelah selesai apel pagi Senin (13/10/2014) secara tiba-tiba Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Drs. Misran, SH. MH melakukan sidak terhadap seluruh Panitera Pengganti MS. Banda Aceh. Dalam sidak tersebut beliau didampingi oleh Wakil Ketua MS. Banda Aceh Drs. Idris Budiman, Hakim Pengawas bidang perkara Drs. Ahmad Zaini, Panitera / Sekretaris Drs. A. Murad, MH, Wakil Panitera Drs. Hj. Aklima Djuned dan seorang staf kepaniteraan Fakhrurrazi, SHI.

Dalam sidak tersebut Ketua MS. Banda Aceh menemukan beberapa berkas perkara yang sudah lama putus namun belum diserahkan kepada Panmud Hukum untuk disimpan dalam arsip. Padahal berkas perkara tersebut sudah siap diminutasi, tetapi masih ada kekurangannya seperti Berita Acara Sidang belum ditanda tangani oleh Panitera Pengganti yang bersangkutan, tidak ada penetapan mediasi dan laporan mediasi, tidak ada tanda tangan Majelis Hakim pada putusan. “Sebenarnya ini hal kecil yang mudah diatasi, tetapi kenapa PP tersebut tidak melaksanakannya”, ujar Ketua.

Panitia Pembangunan Mushalla MS. Banda Aceh Terbentuk

Banda Aceh | bandaaceh.ms-aceh.go.id

 DSCF0381Wacana pembangunan mushalla MS. Banda Aceh sudah bergulir jauh sebelum aktifitas kantor MS. Banda Aceh pindah ke kantor baru, dan pada saat itu Wali Kota Banda Aceh ( Alm. Ir. Mawardy Nurdin, M. Eng) menjanjikan akan membangun sebuah mesjid di komplek kantor MS. Banda Aceh. Akan tetapi sebelum janji pak Wali Kota terealisasi beliau sudah dipanggil menghadap Allah SWT. Semoga niat baik pak Mawardy menjadi amal sholeh baginya.

Ketika aktifitas MS. Banda Aceh mulai aktif di kantor baru, kebutuhan terhadap mushalla mulai terasa dan sangat mendesak, oleh karena itu ketua MS. Banda Aceh Drs. Misran, SH. MH melemparkan permasalahan ini kepada seluruh Hakim dan Pegawai MS. Banda Aceh. Bak gayung bersambut ide beliau disambut baik oleh seluruh hakim dan pegawai MS. Banda Aceh.