Ketua MS. Banda Aceh Melakukan Pengawasan dan Monitoring Melalui Aplikasi Pengawasan

Banda Aceh|bandaaceh.ms-aceh.go.id

DSCF0775

Rabu, tanggal 29 Oktober 2014 Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menggelar pemaparan pengawasan dan monitoring keadaan proses perkara melalui aplikasi pengawasan, SIADPA dan portal infoperkara.badilag.net.

Acara yang dikhususkan untuk seluruh Hakim, Panitera Pengganti dan kasir ini dipimpin dan dibimbing langsung oleh ketua MS. Banda Aceh Drs. Misran, SH. MH dan Panitera / Sekretaris MS. Banda Aceh Drs. A. Murad. MH serta dibantu oleh tim IT MS. Banda Aceh Aklima Duana, SE, Izwar Ibrahim, Lc dan Firmansyah, AMD.

Acara yang mengambil tempat di ruang sidang utama ini dimulai pada jam 08.15 WIB. Ketua MS. Banda Aceh Drs. Misran, SH. MH mengatakan dengan adanya pengawasan dan monitoring bersama ini semua kita dapat mengetahui segala proses dan keadaan perkara yang telah kita kerjakan atau belum kita kerjakan, “dengan cara ini semua user baik Ketua Majelis, Panitera Pengganti sampai  kasir sekalipun akan ketahuan kekurangan-kekurangan atau kesalahan dalam input data”, tambah Beliau

PANITERA/SEKRETARIS MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH IKUT  PENYUSUNAN GRAND DESAIN DINUL ISLAM

Banda Aceh|bandaaceh-ms.aceh.go.id

20141028_112037

Penyusunan Format Grand Desain (FGD) Syariat Islam hari ini dilaksanakan yang ke lima kali. Sebelum FGD ini dilaksanakan, terlebih dahulu sudah dilakukan studi banding ke seluruh Aceh yang dimulai pada akhir bulan Maret 2014 yang lalu untuk mencari masukan dan pendapat dari berbagai pihak dan melihat dari dekat perilaku masyarakat dalam memahami syariat Islam. Dari pertemuan sebelumnya sudah terkumpul berbagai pendapat untuk dapat dijadikan  referensi. Demikian Prof. Dr. H.A.Hamid Sarong, SH., MH. mulai membuka  diskusi FGD Dinul Islam yang dilaksanakan tanggal 28 Oktober 2014 di Ruang Sidang Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Peguam Trengganu Malaysia Kunjungi MS. Banda Aceh

Banda Aceh|bandaaceh.ms-aceh.go.id

DSCF0670

Jum’at, 24 Oktober 2014 Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dikunjungi oleh sejumlah Peguam (pengacara) Trengganu Malaysia yang terdiri dari pengacara syari’ah dan pengacara sipil, rombongan yang berjumlah 35 orang itu sebagiannya juga mengikut sertakan anggota keluarga mereka dalam rangka bersilaturrahmi dengan keluarga besar MS. Banda Aceh dan berwisata ke situs-situs tsunami dan tempat-tempat bersejarah yang ada di Kota Banda Aceh.

Rombongan tiba di kantor MS. Banda Aceh pada jam 03.00 siang dan langsung masuk ke ruang sidang utama MS. Banda Aceh. Dalam Acara temu ramah yang dipimpin oleh Panitera / Sekretaris MS. Banda Aceh Drs. A. Murad. MH beliau mengucapkan selamat datang kepada rombongan pengacara yang datang dari Malaysia sambil memperkenalkan sekilas tentang pengadilan agama di Aceh yang sekarang sudah berubah nama menjadi mahkamah syar’iyah.